Ketika anda melakukan sebuah perintah yang dilakukan berulang kali,
tentu akan lebih cepat jika anda menggunakan shortkey, opo kui
shortkey? shortkey yakni perintah pendek yang dilakukan melalui
keyboard hanya dengan menekan tombol yang bisa kita tentukan sendiri,
berikut ini tak ajari cara bagaimana to sakjane membuat shortkey pada
program SAP
2000, pada contoh tutorial
ini shortkey dibuat pada perintah menampilkan beban yang sudah
dimasukan pada model struktur kita, selamat menngikuti..
1. Buka program SAP 2000 anda, tutorial ini saya menggunakan SAP versi 10.01, btw ojo kuatir tutorial ini cocok untuk semua versi, he3x
2. Arahkan mouse anda di sembarang toolbar, misal toolbar save atau undo, lalu klik kanan, pilih customize, lihat gambar dibawah
2. Pilih tombol keyboard, lihat gambar dibawah

3. jika benar akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini, lalu berikan perintah sesuai urutan nomornya, no 1 lalu 2. adalah menentukan menu yang mana yang ingin dibuat shortkeynya, 3. ketik shortkey yang diinginkan, 4, klik assign untuk melanjutkan, jika benar shortkey akan masuk di kolom kanan, lalu 5. tekan tombol close, lalu close lagi

4. selesai, silahkan coba shortkey anda..
Sumber: http://blogargajogja.com/tutorial/tutorial-cara-membuat-shortkey-pada-sap-2000.html
READ MORE -
Tutorial Cara Membuat Shortkey Pada SAP 2000
1. Buka program SAP 2000 anda, tutorial ini saya menggunakan SAP versi 10.01, btw ojo kuatir tutorial ini cocok untuk semua versi, he3x
2. Arahkan mouse anda di sembarang toolbar, misal toolbar save atau undo, lalu klik kanan, pilih customize, lihat gambar dibawah
2. Pilih tombol keyboard, lihat gambar dibawah
3. jika benar akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini, lalu berikan perintah sesuai urutan nomornya, no 1 lalu 2. adalah menentukan menu yang mana yang ingin dibuat shortkeynya, 3. ketik shortkey yang diinginkan, 4, klik assign untuk melanjutkan, jika benar shortkey akan masuk di kolom kanan, lalu 5. tekan tombol close, lalu close lagi
4. selesai, silahkan coba shortkey anda..
Sumber: http://blogargajogja.com/tutorial/tutorial-cara-membuat-shortkey-pada-sap-2000.html
saya yakin kita sudah hapal di luar kepala, bahkan sambil merem juga bisa.
Dari formula dasar itulah kita bisa menurunkan formula momen inersia untuk bentuk geometri apapun!
, dengan sumbu x terletak pada sumbu netral atau garis berat. Berdasarkan formula dasar
, maka kita harus meninjau sebuah elemen kecil
. Elemen ini mempunyai ukuran
dan
. Sehingga bisa kita tuliskan
yang sama, maka elemen
, sehingga
bernilai konstan untuk setiap nilai 
dan batas atas adalah
. Sehingga

![I_x \quad = b \bigg[ (\dfrac{h/2}{3})^3 - (\dfrac{-h/2}{3})^3 \bigg] I_x \quad = b \bigg[ (\dfrac{h/2}{3})^3 - (\dfrac{-h/2}{3})^3 \bigg]](http://duniatekniksipil.web.id/wp-content/plugins/easy-latex/cache/tex_d3fd18097a811d2c19c77e02aaf5af98.png)







terhadap sumbu netral.
, dan batas atas = 
![\begin{array}{rl} I_x &= \int_{y_o}^{y_o+h} by^2 \, dy\\ \\ &= b \cdot \dfrac{y^3}{3} \bigg|_{y_o}^{y_o+h} \\ \\ &= \dfrac{b}{3} \cdot \big[ (y_o + h)^3 - y_o^3 \big] \\ \\ &= \dfrac{b}{3} (y_o^3 + 3y_o^2h + 3y_oh^2 + h^3 - y_o^3) \\ \\ &= \dfrac{b}{3} \big[3y_oh (y_o + h) + h^3 \big] \\ \\ I_x &= \dfrac{bh^3}{3} + by_oh(y_o+h) \end{array} \begin{array}{rl} I_x &= \int_{y_o}^{y_o+h} by^2 \, dy\\ \\ &= b \cdot \dfrac{y^3}{3} \bigg|_{y_o}^{y_o+h} \\ \\ &= \dfrac{b}{3} \cdot \big[ (y_o + h)^3 - y_o^3 \big] \\ \\ &= \dfrac{b}{3} (y_o^3 + 3y_o^2h + 3y_oh^2 + h^3 - y_o^3) \\ \\ &= \dfrac{b}{3} \big[3y_oh (y_o + h) + h^3 \big] \\ \\ I_x &= \dfrac{bh^3}{3} + by_oh(y_o+h) \end{array}](http://duniatekniksipil.web.id/wp-content/plugins/easy-latex/cache/tex_4114586fc707965cad119ebb2850e5dd.png)


itu kan tidak lain adalah luas persegi, sementara
adalah jarak titik berat ke sumbu momen inersia!.. atau kalo menurut gambar di atas
.
adalah momen inersia terhadap sumbu netral (garis berat)
adalah luas bangun/penampang